Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan
Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan

Ketika akan memulai usaha dalam bidang franchise tidak sedikit calon pebisnis terutama pebisnis pemula yang bingung memilih bisnis franchise yang tepat . Hal, ini karena banyaknya peluang usaha dengan sistem franchise atau waralaba terutama usaha makanan dan minuman yang menguntungkan. Ketepatan dalam memilih bisnis akan membuat usaha kamu berjalan dengan baik dan cepat berkembang.

Bisnis Franchise merupakan salah satu bisnis yang sedang marak akhir-akhir ini. Selain mudah menjalankannya tanpa perlu repot menyiapkan nama, merek, rasa dan peralatan, bisnis ini juga biasanya membutuhkan modal yang tidak terlalu besar serta menguntungkan. Bagi para pemula yang sedang bingung menentukan jenis usaha apa yang akan cocok maka bisnis Franchise dapat menjadi pertimbangan.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat agar sukses bagi kamu yang tertarik membuka usaha dengan sistem franchise. Namun sebelum itu, ada baiknya kita bahas sedikit mengenai pengertian bisnis franchise itu sendiri sehingga kamu tahu bagaimana sistem dari bisnis ini.

Apa Itu Bisnis Franchise?

Bisnis franchise adalah bisnis dengan konsep yang melibatkan beberapa pihak seperti franchisor dan franchisee yang membuat suatu kesepatan kerja sama. Bisnis Sistem Franchise yang awalnya berkembang di Amerika ini, atau dalam masyarakat kita mengenalnya sebagai bisnis Waralaba.

BACA:  Strategi Ampuh Agar UKM Tetap Bertahan saat Krisis

Franchisor bertindak sebagai pemberi waralaba yang bertanggung jawab terhadap barang-barang atau alat-alat yang dibutuhkan oleh franchisee termasuk bahan baku.

Pada umumnya, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak franchisor kepada pihak franchisee, yakni,

  1. Mempersiapkan perlengkapan operasi bisnis
  2. Mempersiapkan kinerja manajemen yang baik
  3. Menjamin kelangsungan usaha dan menyediakan distribusi bahan baku untuk jangka panjang serta kelengkapan usaha sampai ke detail terkecil.

Dengan terpenuhinya empat kewajiban tersebut, maka pihak franchise dapat menjalankan bisnisnya sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat.

Sedangkan franchisee adalah pihak penerima waralaba yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga image dan kualitas produk dari franchisor. Franchisee mempunyai dua kewajiban finansial kepada pihak franchisor yaitu franchisee fee dan royalty fee.

Franchisee fee adalah sebuah imbalan atas pemberian hak oleh si franchisor. Franchisor fee bisa satu kali saat awal pembelian waralaba. Sedangkan royalti fee adalah jumlah uang atau imbalan yang pembayarannya secara periodik dan merupakan persentase dari omzet penjualan. Nilai keduanya bergantung pada jenis waralaba.

Sedangkan Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, definisi Franchise sebagai suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, yang mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan (franchisee) untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah berjalan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu dan meliputi area tertentu.

Bisnis franchise merupakan salah satu bisnis yang mudah. Sebab, kamu (sebagai franchisee) tidak perlu repot-repot menyiapkan merek, nama, rasa atau kualitas produk dan peralatan lainnya. Semuanya telah tersedia dari pihak pemberi waralaba.

Permasalahan yang sering muncul dalam bisnis franchise adalah modal usaha. Banyak pengusaha pemula yang mengeluhkan masalah ini. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini banyak sekali bisnis franchise yang modalnya 10 juta kebawah.

BACA:  Resiko Frustasi Dalam Bisnis? Atasi Dengan Cara Ini

Meskipun demikian, kamu juga harus jeli dalam menentukan bisnis franchise yang akan kamu ambil. Lalu, bagaimana memilih bisnis franchise atau waralaba yang murah dan menguntungkan? Berikut ini kami berikan tips-tips yang dapat kamu lakukan.

7 Tips Memilih Bisnis Franchise atau Waralaba

Sesuaikan Franchise Dengan Modal yang Tepat

Setiap orang pasti memiliki modal yang berbeda, entah itu modal dari tabungan, kredit atau pinjaman dari bank. Maka dari itu, jika ingin memulai usaha, alangkah baiknya memilih usaha yang sesuai dengan modal yang ada. Jangan terlalu memaksakan diri dengan memilih bisnis yang modalnya besar padahal memiliki modal yang terbatas.

Franchise yang Teruji Kredibilitasnya

Kredibilitas atau citra produk dalam bisnis franchise sangatlah penting untuk menarik minat konsumen. Jadi, jangan sembarangan memilih bisnis waralaba meskipun modal usaha yang untuk bisnis tersebut murah.

Carilah yang namanya sudah banyak dikenal masyarakat. Dengan begitu, respon pasar terhadap bisnis kamu cukup baik. Bekerja sama dengan penyedia franchise yang berpengalaman dan sudah punya nama tentunya menjadi salah satu indikator kesuksesan bisnis kamu kedepan.

Pastikan izin Bisnis Waralaba Legal

Jangan sampai bisnis yang kamu kembangkan gulung tikar karena tersangkut kasus hukum. Oleh sebab itu, selain produk yang jelas, pastikan juga bahwa izin usaha bisnis tersebut juga jelas.

Gali Informasi dengan Lengkap dan kenali Franchisor

Carilah informasi mengenai reputasi bisnis, bagaimana pemilik bisnis mengawali usaha serta berapa jumlah cabang yag telah berdiri. Dengan mengetahui beberapa hal tersebut maka kamu bisa menentukan apakah bisnis franchise atau waralaba tersebut baik dan mampu bertahan atau tidak.

Selain itu, dengan mengetahui cara franchisor memulai bisnis, kamu juga bisa menjadikannya sebagai masukan untuk mengembangkan bisnis.

BACA:  10 Tips Menjadi Pengusaha Sukses di Usia Muda

Pilih Lokasi Franchise yang Tepat dan Strategis

Lokasi yang strategis mampu mendatangkan konsumen lebih banyak. Semakin strategis lokasinya, maka semakin banyak juga target konsumennya. Carilah lokasi pada tempat-tempat keramaian seperti kampus, pasar, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya.

Jika konsumen semakin banyak maka penjualan meningkat sehingga omzet bisnis ini semakin tinggi.

Lihat Segmen Pasar yang Tepat Dari Produk Tersebut

Kamu harus pintar menentukan segmen pasar terhadap jenis produk yang kamu jual. Pastikan produk, konsumen serta lokasi usaha franchise kamu saling mendukung. Misalnya, jika kamu memiliki usaha franchise makanan maka konsumen yang incar adalah semua umur dan tempat yang paling cocok adalah keramaian.

Siap dengan Resiko Franchise yang ada

Setiap usaha atau bisnis tentu memiliki risiko, mulai dari yang kecil hingga besar. Semua itu mengarah kepada kegagalan. Namun, kamu harus tetap optimis dan jangan pernah menyerah demi keberhasilan.

Itulah 7 Tips Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat khusunya bagi pemula. Bagi kamu yang tertarik untuk menjalankan usaha franchise semoga tips tersebut bisa bermanfaat dan membantu kamu agar sukses dalam menjalankan bisnis dengan sistem franchise atau waralaba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here